Tidak sangka saya ternyata fenomena adsensing sudah merambah luas di Bali tercinta. Hari ini saya diajak ngobrol oleh salah satu teman yang pernah saya ajak bekerja di perusahaan kecil di daerah Kuta. Ternyata dia lagi coba - coba ikutan jadi adsenser dan sekarang sedang register account ke mbah Google. Kayaknya banyak orang tergiur dengan pundi - pundi dollar yang ditawarkan oleh mbah Google kepada para adsenser ini. Buat mbah Google sendiri share yang diberikan tidaklah besar tapi buat para adsenser share ini cukup besar, apalagi kalo dikonversi ke rupiah hehehehe … Google tidak me-reveal percentage yang didapat oleh para adsenser dari total nilai yang diberikan oleh publisher. Tapi pasti jauh lebih besar untuk Google. Karena itulah Google mencintai para adsenser (asal ga curang aja, ntar dipecat lo ama Google), karena mereka mendapatkan tempat untuk beriklan yang “almost gratis“.
Orang yang awam dengan dunia adsensing pasti bakalan mengira gampang banget menjadi adsenser. Cukup register account, terus pasang iklan di website dan tunggu deh orang yang bakalan meng-click iklan - iklan itu. Well, ini memang partly benar. Tapi apakah hanya dengan memasang saja orang bakalan mau meng-click / mem-view? Ato lebih jauh lagi, kalo web kita ga ada orang yang tau, gimana bisa orang bakalan meng-click / mem-view iklan kita? Disini (mungkin seh, saya juga ga tau) search engine optimizations berperan besar dalam meningkatkan rank dari web kita pada hasil searching seseorang. Logikanya (mungkin) makin tinggi rank web kita di search result makin besar kemungkinan orang bakalan mem-view web kita dan semakin besar pula peluang orang untuk meng-click / mem-view iklan kita.
Setelah berhasil menempatkan blog kita di posisi yang strategis di search result, maka langkah berikutnya adalah bagaimana caranya menjaga biar website kita trafficnya tetap tinggi. Kita harus mempromote web kita ke social bookmarking seperti del.icio.us ato digg. Rasanya masih banyak hal yang harus dilakukan yang sayapun tidak ketahui. Untuk belajar lebih lanjut silakan hubungi orang - orang yang mengerti tentang hal ini. Mungkin bisa contact bang Cosa, ato bli Baladika ato Bli Tut De (kalo saya tidak salah mengenali dia, Tut De ini teman SMP saya dulu hehehe …) ato bli Saylow. Sebenarnya masih banyak juga online ads selain Google AdSense seperti contohnya AdBrite.
Well, there ain’t no such thing as a free lunch in the world. Making money from Google Adsense is not that easy. Yeah, its not that easy but what good things come easy in life? If work hard on it surely you’ll achieve something out of it. As for me, I’m not good at adsensing nor good at programming, that’s why I’m going to be a peternak sapi, babi dan ayam.
No comments:
Post a Comment